Minggu, 08 November 2009

Sejarah Sushi

Jepang adalah negara yang terdiri dari beberapa pulau yang dikelilingi lautan yang kaya akan plankton karena pertemuan antara arus panas dan arus dingin. Perairan Jepang kaya akan hasil laut. Adapun topografinya adalah pegunungan yang telah dibentuk untuk lahan pertanian. Jepang selalu mengambil bahan pangan dari hasil pertanian dan hasil lautnya. Seni memasaknya menekankan akan apa yang alamnya sediakan. Sushi, yang merupakan kombinasi ikan mentah dan nasi yang dibumbui, merupakan makanan yang eksotis bagi orang asing, adalah makanan sehari-hari penduduk jepang.
Sushi berawal dari berabad-abad yang lalu sebagai metode pengawetan ikan. Diperkirakan sushi berasal dari negara-negara asia tenggara. Ikan mentah yang telah dibersihkan dipress antara lapisan garam yang di tindih dengan batu. Setelah beberapa minggu dan melewati proses fermentasi, ikan dan nasi tersebut dapat disantap.
Pada abad ke 18, chef bernama Yoke mempopulerkan nasi yang dibumbui dengan cuka, garam, dan gula, kemudian menghidangkannya bersama campuran lainnya seperti irisan ikan mentah. Ada dua jenis sushi yang berkembang pada saat itu berdasarkan bentuknya, Kansai dan Edo (sekarang menjadi Osaka dan Tokyo). Kansai region sushi adalah nasi sushi dan bahan lainnya yang di bentuk menjadi bentuk-bentuk dekoratif, sedangkan Edo style adalah ikan mentah yang di letakkan di atas nasi sushi yang juga di sebut nigiri sushi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar