Senin, 30 September 2013

Etika Makan di Restoran Sushi

Berikut ini adalah beberapa etika makan di sushi bar:
Memakan potongan nigiri dan roll dengan sekali santap. Tujuannya adalah untuk mendapatkan cita rasa yang sesungguhnya. Apabila kita melahap sushi sebagian -sebagian, maka rasa yang didapatkan tidak sempurna.
Sumpit tidak ditusukkan ke mangkuk nasi sewaktu menaruhnya.
Apabila mengambil makanan yang untuk bersama, pakailah bagian belakang sumpit. Tujuannya agar bagian sumpit  yang terkena mulut kita tidak menyentuh piring makanan ataupun makanan yang kita share.

Minggu, 29 September 2013

Miso Soup


Misi soup adalah sup yang terbuat dari fermentasi kedelai.

Kandungan omega 6nya yang menyehatkan peredaran darah dan juga untuk memaksimalkan penyerapan omega 3. Perbandingan antara omega 3 dan omega yang dianjurkan adalah 6 bagian omega 3 berbanding 1 bagian omega 6.

Berikut ini adalah cara pembuatan misi soup:

Miso soup terbuat dari dashi atau kaldu, dan miso paste. Bahan untuk membuat dashi adalah:
1. Kelp atau kombu, yaitu sejenis rumput laut yang dikeringkan.
2. Hanakatsuo atau ikan bonito yang dikeringkan kemudian disebut.  Bentuknya seperti serutan kayu.
3. Shiitake mushroom
4. Sarden kering.

Yang paling sering digunakan untuk miso soup adalah kombinasi antara kombinasi dan hanakatsuo.

Cara pembuatan dashi:
*bersambung

Senin, 09 November 2009

Hal-hal yang perlu diketahui saat makan di sushi restaurant

Apabila anda belum terlalu tau tentang jenis-jenis menu sushi, duduklah di sushi bar, dan tanyakan menu yang cocok untuk anda.
Tanyakan ikan apa yang lagi enak/bagus hari ini. Kualitas ikan tidak selalu sama kecuali untuk ikan-ikan yang sudah diternakkan, seperti salmon, hamachi, unagi. Rasa dan kekenyalan ikan tergantung pada jenis plankton yang dimakannya, dan bagian tubuhnya. Bagian ikan dekat kepala, dan ekor, akan terasa lebih kenyal.
Untuk pemula, mulailah dengan roll yang matang, seperti roll yang berisi tempura. Setelah anda terbiasa dengan nasi sushi, cobalah roll yang berisikan ikan mentah yang dibumbui, seperti spicy salmon, atau spicy tuna. Kemudian cobalah nigiri sushi yang berisikan jenis ikan kegemaran anda. Setelah anda mulai terbiasa, barulah mencoba sashimi/sushi combo untuk merasakan jenis-jenis ikan yang lain.
Apabila anda baru mau mencoba menikmati hidangan ikan mentah, cobalah pada sushi restaurant yang memiliki kredibilitas. Apabila anda menikmati hidangan ikan mentah yang tidak segar, maka anda tidak akan mau mencoba untuk yang kedua kalinya.
Ikan sangat cocok untuk dinikmati bersama sake atau white wine.

Minggu, 08 November 2009

Tips Membeli Produk Beku (Frozen Food)

Pembungkus masih bagus, tidak ada sobekan/kebocoran.
Tidak ada kristal es. Kalau ada berarti sudah di simpan terlalu lama.
Tidak ada perubahan warna pada bagian-bagian tertentu.
Masih beku pada saat penerimaan.

Tips memilih ikan segar

Kriteria ikan yang segar

Mata jernih.
Daging tidak lembek (kalau di tekan, cepat kembali ke bentuk semula).
Tidak ada perubahan warna pada bagian-bagian tertentu.
Setelah dibilas dengan air, tidak berbau amis.
Insang berwarna merah cerah dan tidak berbercak.

Tips Membuat Nasi Sushi

Jenis beras yang di pakai adalah short grain rice atau medium grain rice.
Perbandingan beras dan air adalah 1:1 (misalnya 1 cup air : 1 cup beras).
Untuk beras yang baru di panen yang kandungan airnya masih banyak air yang diperlukan lebih sedikit. Sedangkan untuk beras yang sudah lama setelah panen, perlu ditambahkan sedikit lebih banyak air, atau direndam selama 5 menit.

Cara memasak nasi sushi :

Bahan-bahan :
Medium grain rice
Sushi Su ( Seasoned rice vinegar for sushi)
Air
Ukur beras dengan gelas ukuran.
Bilas beras dengan perlahan dengan air sampai air jernih.
Tiriskan air dengan benar.
Tambahkan air
Setelah masak (lampu keep warm menyala), biarkan selama 15 menit
Campurkan segera sushi su dengan perbandingan 3:1 (misalnya 3 cup beras: 1 cup sushi su)
Aduklah dengan gerakan mengiris.
Dinginkan. Usahakan pada permukaan yang luas dan datar agar proses pendinginan lebih cepat.
Setelah nasi mencapai suhu suam-suam kuku, nasi sushi siap untuk di pakai.

Tips menghindari keracunan makanan

Hal-hal yang perlu diketahui untuk menghindari terjadinya keracunan makanan.
Hubungan antar suhu dengan pertumbumbuhan bakteri patogen.
Bakteri patogen yang terdapat pada bahan makanan mentah, akan berlipat ganda jumlahnya hanya dalam waktu 40 menit pada suhu ruangan. Makin banyak jumlah bakteri, makin besar kemungkinan seseorang terkena penyakit setelah memakan makanan tersebut.
Jangan membiarkan makanan yang mudah busuk satu jam pada suhu ruangan( .
Simpanlah makanan dan bahan mentah sesegera mungkin dalam chiller untuk menghentikan proses perkembangbiakan bakteri patogen. Bakteri patogen membuat warna pada ikan menjadi pudar, berlendir, dan berbau.
Suhu telapak tangan anda adalah suhu yang paling tepat untuk bakteri berkembangbiak, oleh sebab itu, cucilah tangan anda sesering mungkin. Adapun proses pencucian tangan yang baik dan benar adalah dengan menggosok-gosok tangan dengan sabun selama 20 detik dan membilasnya dengan air mengalir.
Untuk mempercepat proses pendinginan, taruhlah makanan panas itu dengan ketebalan tidak melebihi 5 cm. Dinginkan segera.
Apabila merendam daging mentah dengan bumbu/kuah bumbu, taruhlah segera dalam chiller. Cuka tidak membunuh bakteri, melainkan hanya memperlambat proses penggandaan.
Apabila melelehkan daging beku, simpan daging beku tersebut dalam chiller, bukan dengan air keran atau di taruh di luar. Untuk melelehkan daging beku seberat 2 kg di chiller butuhkan waktu sekitar 24 jam. Siapkanlah apa yang perlu dilelehkan sehari sebelumnya.
Apabila ingin melelehkan dengan microwave, harus segera di masak.
Simpanlah selalu makanan dingin di tempat yang bersuhu kurang dari 4° C dan makanan panas pada suhu ruang yang lebih panas dari 60 ° C (oven).
Kebersihan
Cucilah tangan anda dengan sabun dan air hangat sebaik mungkin. (20 detik) sebelum memulai pekerjaan.
Cucilah dengan sabun cutting board, sink, dan area sekitar cutting board dan dapur yang akan anda gunakan untuk melakukan kegiatan produksi makanan dengan sabun.
Buat larutan 1 sendok the bleach dengan 1 liter air (jangan melebihi 1 sendok the bleach, akan menjadi racun), dan cucil atau rendamlah lap yang bekas anda gunakan dalam larutan tersebut sesering mungkin.
Cucilah sayuran di air dingin yang mengalir dengan tidak menggunakan sabun.
Pemisahan bahan mentah
Pisahkan penyimpanan dan penempatan daging mentah dengan sayuran.
Gunakan cutting board yang berbeda untuk daging mentah dan sayuran.
Cucilah tangan anda dengan sabun selama 20 detik setelah anda menyentuh daging mentah dan akan memotong sayuran atau meyentuh makanan yang akan dimakan tanpa di masak.
Tutuplah atau bungkus dengan baik dengan plastik bahan mentah yang akan disimpan dalam chiller.
Jangan menaruh sabun atau bahan kimia lain di dekat makanan. Tempatkan barang-barang tersebut di bawah/lantai, dan jangan lebih tinggi dari makanan atau daging mentah.
Tempatkan daging mentah di bawah sayuran atau makanan yang siap di sajikan.
Tempatkan ikan untuk sushi di tempat yang aman dan tidak di bawah daging mentah.